facebook twitter instagram spotify youtube
  • Home
  • Perjalanan
  • Jendela
  • Habis Baca
  • Saya

Cappuccino

Menulis untuk mendengarkan kata hati.

Masalah? Problem?

Mungkin bagi sebagian orang, istilah itu adalah sebuah momok yang patut untuk dihindari. Tidak semua orang berani untuk berhadapan dengan masalah. Apalagi masalah yang bisa membuat pikiran kalut alias depresi sampai pada kondisi stres.

Saya pikir hal itu wajar.  Semua orang menginginkan hidup yang tenang. Damai. Tanpa ada gangguan-gangguan. Namun, apakah mungkin hidup yang dijalani ini bisa mulus tanpa ada aral melintang? Tentu, jawabannya TIDAK. Oleh karena itu, kita butuh obat/ terapi yang menyenangkan untuk bisa terlepas dari tiap beban-beban hidup yang kadangkala menemui kita.

Sebenarnya, menurut saya, semua masalah yang terjadi pada diri kita memiiki solusi. Pikiran kita sebenarnya telah menyediakan solusi sendiri. Istilahnya, “dengarkan kata hati”. Karena kata orang, kata hati tak akan pernah bohong. Kata hati senantiasa akan selalu menjadi motivator kita. Benar.

Nah, untuk itu, saya pribadi mempunyai cara sendiri dalam menggali “kata hati” saya di kala saya sedang bingung, gelisah, atau bahkan depresi.

Menulis. Yah, saya menulis.

“Menulis Saja”

Selama dua tahun belakangan, saya punya sebuah jurnal (semacam buku harian) yang berisi tulisan mengenai riwayat saya. Saya sengaja menyiapkan buku itu, berharap suatu hari nanti saya bisa menulis sebuah novel berdasarkan kisah saya sendiri. Hingga kini, saya masih aktif menulis di buku tersebut. Sudah dua buku tulis – setebal seratusan halaman – yang saya habiskan untuk menulis sedikit kisah saya.

Terkadang, saat saya sedang bingung karena suatu hal, maka saya tuliskan kebingungan saya – Tulis Saja – di dalam buku itu. Layaknya orang bercerita, pena saya mengalir begitu saja. Tidak peduli seberapa jelek tulisan saya. Toh, buku itu akan menjadi konsumsi saya sendiri.

Nah, di saat saya sementara menulis “kegundahan hati” itu, entah darimana asalnya, mendadak di kepala saya muncul dorongan/ semangat untuk mengatasi masalah saya. Awalnya, saya “mengeluh” melalui tulisan saya, namun pada akhirnya saya juga yang memberikan solusi. Saya menguatkan diri sendiri melalui tulisan saya. Dari tulisan itulah kemudian terlahir gejolak semangat yang baru. Usai menulis, saya merasa lega, puas, sekaligus bangga. Saya bangga bisa menjadi motivator bagi diri sendiri melalui tulisan.

Setiap manusia selalu dibekali dengan “kata hati”, namun terkadang kita tidak tahu bagaimana cara mendengarkannya. Untuk itu, tulisan bisa berbicara. Dengarkan hatimu, dengarkan tulisanmu.

"Saya terkadang tidak menemukan alasan yang tepat untuk menulis," ujar teman saya.

Memang sulit untuk memulai sebuah tulisan. Namun, jika kita membiasakan diri, yakin, semua akan mengalir apa adanya. Bahkan, layaknya seorang perokok, seorang penulis pun tak akan merasa puas jika tidak menulis apapun dalam sehari atau seminggu. Yakin pula, menulis itu menyehatkan! :D

Salam kompasiana!

--Imam Rahmanto--
VS
Di dunia maya saat ini sudah banyak bertebaran web-blog (penyedia layanan pembuat blog gratis). Diantaranya adalah blogspot (blogger.com), wordpress, multiply, blogdetik, blogsome, blog (blog.com), dan livejournal. Seperti yang telah kita ketahui (bagi yang telah lama eksis dalam dunia blogging), diantara beberapa jenis webblog tersebut, wordpress dan blogspot (blogger) lah yang paling banyak digunakan oleh para pengguna dunia maya. Mengapa?

Ada beberapa hal yang menyebabkan terkenalnya webblog blogspot dan wordpress (mungkin karena kemudahan dalam pengoperasiannya), namun untuk kali ini saya hanya akan membahas mengenai perbedaan antara blogspot dan wordpress.

Blogspot maupun wordpress memiliki keunikan tersendiri
Nah, menurut saya (berdasarkan pengalaman saya dalam menggunakan keduanya), blogspot dan wordpress masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Mungkin akan lebih mudah jika saya menjabarkannya sebagai berikut.

BLOGSPOT
- Kelebihan:

  • Template (tema) blog dapat diubah-ubah tanpa mengikuti default (dapat browsing pada internet dan tiggal copy paste) atau unggah templatenya. Bahkan kode-kodenya bisa diubah untuk keperluan modifikasi tema dan postingan secara free.
  • Memiliki banyak gadget (widget) yang dapat dengan mudah digunakan.
  • Beberapa format tambahan pada penulisan posting (warna, jenis font, dsb)
  • Template yang telah diset dapat diatur kembali melalui pengaturan warna background, warna judul, dsb.
  • Akses dalam setiap pengaturannya lebih cepat. 
  • Bisa follow blog lain.
  • Tersambung lagsung dengan google adsense.


- Kekurangan:


  • Tidak ada pustaka default untuk penyimpanan media, harus melalui web picassa.
  • Fitur polling hanya bisa dipasang pada gadgetnya. 
  • Tidak bisa langsung copy-paste dari Ms Word


WORDPRESS
- Kelebihan:

  • Dapat menyimpan media (gambar, dokumen) dalam sebuah pustaka media.
  • Pengaturan posting/ tulisan lebih easy dan friendly bagi pengguna pemula. 
  • Fitur polling bisa ditampilkan di setiap artikel (sesuai kebutuhan).
  • Tema (template) memiliki kelebihan masing-masing. Setiap tema menawarkan berbagai fitur yang berbeda-beda, dengan jumlah tema default yang lebih banyak.
  • Pengaturan kategori lebih tersusun rapi (Terdiri dari halaman yang bisa menjadi sub-sub, ada juga kategori dan tag)
  • Tampilan administratornya lebih mudah digunakan dan tidak membingungkan pengguna.
  • Protect data lebih terjamin. 
  • Bisa copy-paste dari Ms Word secara langsung. 

- Kekurangan:

  • Tema dari luar tidak dapat diaplikasikan pada blog secara langsung (tidak seperti pada blogspot), kecuali jika menggunakan wordpress yang telah di-upgrade (harus berbayar). Sehingga baru bisa dilakukan modifikasi kode html-nya.
  • Widget (gadget) default untuk tema sangat terbatas.
  • Tema hanya dapat diset jika tema tersebut memang menyediakan pengaturan ekstra (terdapat dalam fiturnya).
  • Akses ke setiap pengaturannya agak lambat.
 

Untuk sementara, penjelasan itulah yang saya bisa berikan. Blog mana yang paling menarik? Andalah sendiri yang menentukan, tergantung dari cara menilai Anda, atau bahkan kebutuhan Anda.

Jika saja ada hal-hal yang menurut Anda tidak sesuai dengan pemikiran (sesuai pengalaman) Anda, maka ada baiknya menjadi sebuah masukan bagi saya. Itulah yang saya harapkan. Ada hubungan timbal balik antara pembaca dan penulis. Oleh karena itu, silahkan anda menanggapinya....
Pada awal mendaftar pada situs penyedia blog gratis (blogger.com), pada blog telah terpasang template default. Di saat ingin menggantinya, hanya tersedia beberapa template saja. Itu pun template yang disediakan adalah template yang sama bentuknya, hanya komposisi warnanya saja yang berbeda.

Untuk mengatasi permasalahan ini, maka blogger.com menginjinkan untuk mengganti template yang berasal dari luar pengaturan itu sendiri, dengan cara copy-paste. Inilah yang menjadi salah satu keistimewaan blogspot dibandingkan dengan webblog kebanyakan, dan telah saya kemukakan pada artikel Blogspot VS Wordpress sebelumnya. Blogger (pengguna blog) bisa memilih sendiri dari luar template yang ingin digunakan, sehingga dapat disesuaikan dengan selera blogger sendiri.


Kebetulan, untuk blog ini pun telah memanfaatkan keistimewaan blogspot tersebut, sehingga seperti sekarang, lebih eye catching. Oleh karena itu, untuk mengatasi kesulitan bagi para blogger lainnya yang masih belajar dalam nge-blog (seperti saya), maka saya akan membagi pengetahuan saya, sekitar:

1. Buka situs yang menyediakan template gratis buat blogspot. (telah saya sertakan beberapa di bawah). Bisa juga dicari melalui search engine Google.
2. Download template yang diinginkan. - Ada juga situs yang tidak perlu men-download, cukup di copy langsung kode HTML-nya.
3. Log-in ke dalam blog Anda dan lakukan pengaturan pada templatenya. Caranya; Klik tab Template (Tata Letak) - Edit HTML
4. Copy-paste kode HTML yang telah di download (setelah file dibuka) ke dalam box yang tersedia di bawahnya, setelah kode HTML yang sebelumnya dihapus terlebih dahulu.
5. Setelah semua kode HTML template yang kita inginkan dicopykan, simpan pengaturan tersebut.
Silahkan lihat hasilnya dengan membuka alamat web-blog Anda.

Di bawah ini ada beberapa alamat situs yang menyediakan template yang bisa saya rekomendasikan. Silahkan Anda mengunjungi situs-situs berikut. Semoga Bermanfaat.
1. Professional Quality Templates
2. BTemplates
Mana yang lebih Anda sukai, komputer tanpa keyboard atau komputer tanpa mouse? Wah, sebenarnya kedua-duanya tidak ada yang bagus alias menjengkelkan. Bayangkan, pekerjaan kita bisa jadi terhambat hanya karena salah satu dari kedua hardware tersebut terganggu.

Tanpa keyboard, komputer masih bisa berfungsi dengan baik. Fungsi dari keyboard dapat dijalankan dengan memanfaatkan mouse. Karena dalam aplikasi standar Windows sendiri, terdapat program On-Screen Keyboard yang tampilannya berupa keyboard di layar komputer. Sehingga untuk menekan tombol-tombolnya, cukup dengan mengklik mouse pada key-key yang dimaksud. (Buka START - All Programs - Accessories - Accessibility - On-Screen Keyboard)

Sebenarnya, tanpa mouse (sebagai penggerak kursor) pun, komputer masih bisa berfungsi dengan cukup baik. Keyboard pun masih bisa menggantikan fungsi mouse. Bedanya, harus melalui beberapa tahap settingan dulu, tidak seperti pada On-Screen Keyboard yang bisa langsung dijalankan seperti aplikasi lain pada umumnya. Cara untuk melengkapi keyboard agar bisa berfungsi sebagai mouse adalah sebagai berikut.

1. Buka Control Panel pada komputer. (Start - Control Panel)
2. Klik pada pilihan Accessibility Option
3. Pada kotak dialog yang muncul, buka pada Tab Mouse

4. Beri tanda checklist pada checkbox Use MouseKeys. Lalu klik Setting
5. Beri tanda checklist pada checkbox Use Shortcut, sehingga Anda bisa menggunakan tombol Alt + Shift kiri + Num Lock untuk mengaktifkan MouseKeys ini.
6. Atur kecepatan dan akselerasinya. Saya sarankan untuk memaksimalkan kedua-duanya agar lebih memudahkan penggunaannya.
7. Checklist pada checkbox Hold Down......., sehingga Anda bisa meningkatkan kecepatan perpindahan mouse pada keyboard dengan menekan tombol Ctrl.
8. Pilih On dan checklist pada checkbox di bawahnya agar Status MouseKeys saat aktif atau tidak dapat terlihat pada Tray icon.
9. Pilih OK.

Untuk mengaktifkannya, aktifkan tombol Num-Lock pada keyboard, sehingga pada tray icon (sudut kanan bawah) muncul simbol MouseKeys (berupa mouse). Dan penggunaannya, Anda tinggal menggunakan arah panah yang ada pada tombol-tombol angka Num-Lock. Tekan Ctrl untuk meningkatkan kecepatannya.

Nah, cukup mudah, bukan. Sebagi persiapan kalau-kalau suatu saat mouse komputer Anda mengalami gangguan.
Older Posts

Subscribe Us

About


Imam Rahmanto

Selamat berkunjung di rumah sederhana saya. Tempat saya bisa pulang dengan cara paling menenangkan.



@cappuccino_time
Created By SoraTemplates | Distributed by GooyaabiTemplates